Pilih Mikrofon USB atau Mikrofon XLR untuk Recording? Pertanyaan ini sangat sering ditanyakan oleh para pemula yang baru mulai belajaran recording. Sebelum kita menjawab pertanyaan tersebut, kita harus mengetahui terlebih dahulu perbedaan antara mikrofon USB & mikrofon XLR. Setelah mengetahui perbedaan mikrofon USB & mikrofon XLR, kita akan membandingkannya dalam beberapa kategori yang berbeda termasuk keterjangkauan, kemudahan penggunaan, kenyamanan, kualitas dll.

Mikrofon USB
Mikrofon USB terhubung ke port USB terbuka mana pun, dan sudah memiliki perangkat keras dan driver pemrosesanya sendiri. Karena mikrofon USB memproses suara secara internal, mikrofon ini bertindak sebagai Soundcard sendiri saat dipasang ke komputer. Jadi sinyal yang keluar dari output mikrofon USB sudah dikonversi menjadi sinyal digital oleh soundcard bawaan dari mikrofon tersebut. Beberapa perangkat keras yang lebih baru, seperti konsol video game, dapat menggunakan mikrofon USB. Namun, perlu diingat bahwa meskipun suatu sistem memiliki input USB, sistem tersebut tidak selalu berfungsi dengan semua mikrofon USB, karena perangkat USB memerlukan driver yang kompatibel pada sistem. Jika Anda hanya akan merekam satu lagu, misalnya untuk voice over, video YouTube, Streaming, dll. Mikrofon USB merupakan yang tepat untuk anda.
Kelebihan Mikrofon USB
- Mikrofon USB memiliki sistem yang praktis dan sederhana sehingga sangat mudah untuk digunakan. Cara menggunakanya hanya sebatas plug and play, sehingga pemula yang paling tidak berpengalaman pun akan dapat menguasai teknologi ini.
- Harganya lebih ekonomis. Karena Anda tidak perlu membeli perangkat lain seperti pre-amp dan soundcard, total budget mikrofon USB jauh lebih rendah daripada sistem rekaman dengan Mikrofon XLR & Soundcard.
- Tidak memerlukan Phantom Power 48V karena daya disuplai melalui kabel USB.
- Sistemnya sangat portabel sehingga sangat cocok untuk anda yang suka berpergian jauh.
- Sistem sepenuhnya digital. Jadi anda tidak perlu membeli Soundcard untuk mengkorversi sinyal menjadi digital
Kekurangan
- Kualitas Soundcard bawaan mikrofon USB tidak bisa melebihi kualitas Soundcard eksternal. Memiliki resolusi audio yang lebih rendah dari soundcard eksternal. Resolusi rekaman hanya 16 bit dan sampling rate 44.1/48 khz
- Terkadang, desain sirkuit internal yang lebih rumit dan sistem aktif yang kompleks pada mikrofon USB dapat menambahkan banyak noise ke sistem.
- Tidak fleksibel, Hanya bisa digunakan untuk komputer dan perangkat yang memiliki USB port saja.
- Hanya cocok untuk kapasitas satu orang saja. Kita dapat mengkoneksikan lebih dari satu mikrofon ke komputer. Namun, hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah seperti interferensi audio dan gangguan kompatibilitas.
- Tidak bisa digunakan untuk jarak jauh karena kabel USB jauh lebih rentan terhadap gangguan yang tidak diinginkan.
- Beberapa mikrofon tidak memiliki kabel yang dapat dilepas, sehingga jika kabelnya rusak, mikrofon tidak dapat berfungsi.
- Sistemnya tidak bisa diupgrade.

Mikrofon XLR
Mikrofon XLR memerlukan peralatan tambahan untuk berfungsi, seperti antarmuka audio atau mixer. Mikrofon analog terhubung ke jack input Soundcard komputer dan mengandalkan Soundcard untuk pemrosesan audio. Pada komputer dengan Soundcard kelas atas, membiarkan Soundcard memproses audio akan menghasilkan kualitas yang lebih baik daripada pemrosesan terpasang di mikrofon USB. Mikrofon analog juga dapat memanfaatkan fitur yang disertakan dalam Soundcard, seperti ASIO atau efek khusus seperti reverb, sedangkan mikrofon USB tidak dapat menggunakan fitur Soundcard ini. Jika Anda seorang musisi, podcaster, atau siapa saja yang ingin merekam kualitas audio tinggi atau beberapa trek pada saat yang sama, kita bisa menggunakan soundcard, atau bahkan mixer untuk podcast, dengan mikrofon XLR.
Kelebihan
-
Kualitas suaranya jauh lebih baik dari soundcard bawaan pada mikrofon USB. Bisa merekam dengan resolusi hingga 24 bit dan sampling rate hingga 192khz (semakin tinggi sampling rate semakin mirip dengan sumber suaranya).
-
Cocok untuk merekam lebih dari satu sumber suara karena soundcard bisa memiliki jumlah input lebih dari satu. Anda dapat menghubungkan 8, 16 input, atau bahkan lebih tergantung pada soundcard, dan input ini bukan hanya untuk mikrofon saja tetapi juga gitar dan instrumen line level.
-
Bila Mic XLR sedang tidak terpakai, mikrofon dapat digunakan untuk keperluan lain misalnya diinput ke mixer.
- Kabel XLR memiliki koneksi yang sudah balanced sehingga tidak mudah terkena gangguan.
- Memiliki kualitas preamp yang lebih baik. Bila kualitas preamp pada soundcard masih kurang baik, kita dapat menambahkan preamp eksternal dengan kualitas yang lebih baik.
- Serbaguna Tidak hanya dapat digunakan untuk merekam mikrofon saja, soundcard juga dapat digunakan untuk merekam MIDI, dan instrumen elektrik. Soundcard umumnya juga memiliki input di bagian belakang untuk efek, MIDI I/O untuk keyboard MIDI anda atau perangkat MIDI lainnya, mengirim, port ADAT untuk menghubungkan preamp eksternal, dan beberapa bahkan memiliki fitur reamping (ini adalah antarmuka audio yang dibuat khusus untuk merekam gitar. )
- Menghasilkan Self noise yang lebih kecil.
- Sistemnya bisa di upgrade.
Kekurangan
- Settingnya agak repot. Kita perlu melakukan instalasi driver dan pengaturan pada software recording.
-
Tidak praktis. Karena jumlah peralatanya lebih banyak.
- Tidak portabel seperti mikrofon USB sehingga sulit untuk dibawa kemana-mana
- Manajemen kabel yang sulit.
- Memakan budget lebih besar.
Hal yang perlu diperhatikan
Seperti yang sudah kita bahas di atas, masing-masing sistem memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Namun, ada juga beberapa faktor yang harus diperhatikan untuk dijadikan bahan pertimbagan dalam memilih, yaitu kualitas mikrofon dan preamp itu sendiri. Jika kedua mikrofon memiliki spesifikasi yang sama, yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah membandingkan kualitas soundcardnya. Misalnya kualitas soundcard bawaan pada mikrofon USB lebih baik daripada kualitas soundcard eksternal pada mikrofon XLR, maka kualitas rekaman yang dihasilkan mikrofon USB akan lebih baik dari kualitas rekaman mikrofon XLR.
Kesimpulan
Perbedaan utama antara keduanya adalah cara mikrofon mengirimkan sinyalnya ke komputer. Setiap sistem memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, dan kebutuhan pribadi akan berbeda dari kasus ke kasus, jadi tidak ada satu ukuran yang cocok untuk semua situasi. Mudah-mudahan, jika Anda mempertimbangkan semua saran yang terkandung dalam artikel ini, dan menggunakan penilaian Anda sendiri, maka Anda akan memilih sistem terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

